Manfaat Tanaman Temu Lawak untuk Kesehatan

Temu lawak (Curcuma xanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Ia berasal dari Indonesia, khususnya Pulau Jawa, kemudian menyebar ke beberapa tempat di kawasan wilayah biogeografi Malesia. Saat ini, sebagian besar budidaya temu lawak berada di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina tanaman ini selain di Asia Tenggara dapat ditemui pula di China, Indochina, Barbados, India, Jepang, Korea, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

Nama daerah di Jawa yaitu temulawak, di Sunda disebut koneng gede, sedangkan di Madura disebut temu labak. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut dan berhabitat di hutan tropis. Rimpang temu lawak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada tanah yang gembur. (Sumber: https://id.wikipedia.org)

Kandungan Temulawak

Dari hasil tes uji yang dilakukan oleh Balai penelitian tanaman dan obat, diperoleh sejumlah zat / senyawa dalam rimpang temulawak antara lain : Air 19,98%, pati 41,45%, serat 12,62%, abu 4,62%, abu tak larut asam 0,56%, sari air 10,96%, sari alkohol 9,48%, dan kurkumin 2,29%.Dari hasil pengujian tersebut, ditemukan juga kandungan alkaloid, flavonoid, fenolik, triterpennoid, glikosida tannin, saponin dan steroid .

Selain itu, terdapat juga kandungan minyak atsiri sebesar 3,81%, meliputi : d-kamfer, sikloisoren, mirsen,p-toluil metikarbinol, pati, d-kamfer, siklo isoren, mirsen, p-toluil metilkarbinol, falandren, borneol, tumerol, xanthorrhizol, sineol, isofuranogermakren, zingiberen, zingeberol, turmeron, artmeron, sabinen, germakron, dan atlantone. (Sumber: http://tanamanobat-herbal.blogspot.com)

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan.

Peranan temulawak sebagai obat diketahui dan pemanfaatannya sudah dilakukan sejak dulu hingga sekarang berdasarkan pengalaman turun temurun. Umumnya temulawak terutama bagian rimpangnya dijadikan sebagai salah satu bahan ramuan untuk membuat jamu tradisional. Jamu temulawak ini diyakini dapat mengatasi pegal linu, rhematik, rasa lelah, diare, wasir, disentri, pembengkakan akibat infeksi, cacar, jerawat, eksim, sakit kuning, sembelit, kurang nafsu makan, radang lambung, kejang kejang, kencing darah, kurang darah dan ayan.

Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh institusi kesehatan untuk mengetahui lebih jauh tentang manfaat tanaman ini bagi manusia. Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa kandungan kimia dalam rimpang temulawak seperti flavonida berkhasiat dalam menyembuhkan radang, kandungan minyak atsiri berkhasiat fungistatimk pada beberapa jenis jamur dan bakteriostatik pada mikroba Staphylococcus sp. Dan Salmonella sp.

Laporan penelitian lainnya menyebutkan bahwa rimpang temulawak bisa dijadikan sebagai obat jerawat, anti kolesterol, meningkatkan nafsu makan, anemia, anti-inflamasi, anti mikroba dan pencegah kanker.

13  Manfaat Temulawak

Manfaat temulawak sebenarnya ada banyak sekali. Akan tetapi di sini ada 13 manfaat penting yang harus Anda ketahui.

  • Melancarkan ASI

Untuk melancarkan ASI dengan cara 20 gram rimpang temulawak diparut, diperas, disaring, direbus sampai mendidih, dan didinginkan. Minumlah dengan dicampur 2 sendok makan madu tiap pagi dan sore.

  • Merangsang nafsu makan

Minyak atsiri bersifat karminativum sehingga dapat merangsang nafsu makan.

  • Mencegah penggumpalan darah

Kandungan kurkumin dapat menghambat pembentukan tromboksan B-2 (berfungsi menggumpalkan darah), sehingga penggumpalan darah dapat terhambat.

  • Menjaga kesehatan fungsi hati

Kalagoga dalam temulawak berfungsi untuk mengatur produksi cairan empedu dalam hati dan membantu mengsongkan kantung empedu, sehingga fungsi hati terjaga.

  • Menurunkan lemak darah

Adanya kandungan kurkuminoid dalam temulawak mampu menurunkan trigliserida dan kadar kolesterol total sehingga dapat menurunkan lemak.

  • Mengurangi radang sendi dan nyeri (osteorthritis)

Manfaat temulawak lainnya yaitu membantu pasien yang mengalami osteoarthritis. Osteoarthritis adalah peradangan yang terjadi pada persendian, di mana sendi-sendi menjadi terasa sakit dan kaku.

Hal ini juga dibuktikan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Dalam jurnal tersebut menunjukkan bahwa efek temulawak hampir sama seperti efek ibuprofen (obat penghilang rasa sakit) yang diberikan pada pasien osteoarthritis

  • Memperbaiki fungsi pencernaan

Manfaat temulawak adalah merangsang produksi cairan empedu di kantung empedu. Tentu saja hal ini membantu pencernaan serta metabolisme makanan dalam tubuh. Tidak hanya itu, menurut para ahli, temulawak juga bermanfaat untuk mengatasi perut yang kembung, membantu pencernaan yang tidak lancar.

Sebuah studi yang  dipublikasikan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology meminta pasien yang mengalami peradangan usus untuk mengonsumsi temulawak setiap harinya. Hasilnya, kelompok pasien tersebut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan kelompok pasien yang tidak mengonsumsi temulawak.

  • Mengobati batu ginjal

Resepnya sebagai berikut, temulawak sebesar ibu jari ditambah 3 lembar daun kumis kucing dan meniran, kemudian direbus dengan 3 gelas air. Diminum setiap pagi dan sore.

  • Menyembuhkan nyeri haid
  • Mengobati jerawat

Sebagai antioksidan yang memelihara kesehatan tubuh dan menangkal radikal bebas.

  • Mencegah dan mengobati kanker

Walaupun masih sangat sedikit penelitian yang tersedia terkait manfaat temulawak dengan pengobatan kanker, namun beberapa ahli percaya temulawak dapat berguna untuk membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus. Manfaat temulawak ini didukung dengan sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2001, yang menyatakan bahwa temulawak dapat menghambat pertumbuhan serta perkembangan kanker prostat.

Para peneliti dari University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa bahan-bahan herbal mungkin bisa membantu menghentikan pertumbuhan kanker akibat zat antioksidan yang terkandung di dalam obat herbal, termasuk temulawak.

Membantu mengatasi sakit maag, diabetes, penyakit infeksi virus dan bakteri, serta arterosklerosis.

Itulah 13 manfaat penting temulawak untuk kesehatan. Selain manfaat di atas, mungkin masih banyak lagi manfaat temulawak yang belum ditemukan. (Sumber: https://alamtani.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *